Fiqy Rabbanis--1996. Pianissimo. Vivase. Adagio.

Nymph`s Room

A nice, personal writing pad for my thoughts 'n stuff. Classy girly, owl fancy, let's escape ❤︎

Oh seandainyaaaa jalan hidupku ditulis oleh sutradara drama korea mungkin gak akan seburam ini bagaimana kelanjutan ceritanya. Hahh~
Aaaaihh uang uang uang.
Kenapa benda itu terasa selalu ingin mencekikku? Ya Tuhan..
September kelabu.
Bulan ini sudah melayang rupiahku 500rb untuk beli buku. Mau bagaimana lagi :’
Jika hari ini aku pergi, katakan pada bunda agar tetaplah tersenyum
Jika hari ini aku terbang, aku akan menyatu bersama awan-awan di langit
Biarkan aku hilang bersama semua rahasia, kenangan, dan harapan
Terimakasih semuanya.. Terimakasih..
Never say, “I wanna be an ordinary”,
DON’T !!
Always say, “I wanna be anything but ordinary”. It keeps you move to your best.
- Unknown

Cerita Adek Sepupu Kecil

  • #Cerita 1:
  • Adek ngejar bunda yang lagi jalan
  • Adek: bunda bunda! Tengkorak adek sakit ndaa :( (nunjuk tenggorokan)
  • Aku: apa apa!? Tengkorak? Tenggorokan kalee -_-
  • Kakaknya: bahasanya berat, padahal salah hahaha
  • #Cerita 2:
  • Adek lagi puasa, nyamperin bunda lagi motong-motong ikan
  • Adek: bunda bunda, coba rasa perut adek udah laper belum? (maksudnya dia itu laper)
  • Bunda: bentar ya bunda motong ikan dulu.
  • Habis selesai motong ikan
  • Bunda: sini dek bunda potong perut adek
  • Adek: iyah? Berdarah lah perut adek?
  • Habis gitu makan.
  • #Cerita 3:
  • Adek lagi main sambil berhitung jari sama kakak
  • Kakak: dek, coba adek hitung jari adek
  • Adek: 1, 2, 3, 4.., 5, 6, 7., 8, 9..., (ngitungnya belum bisa)
  • Kakak: iyah? Kok cuma 9 jari adek? Hayooo
  • Adek: namanya juga masih anak-anak
  • (maksudnya kalau masih anak-anak jarinya baru 9, kalau udah besar jadi 10 -_-)
  • #Cerita 4:
  • Kita ramai-ramai lagi nyanyi lagu Paman Datang sama adek
  • Kita: mandi di sungai...., turun ke sawah...., menggiring kerbau (terdengar adek bilang "mengiris kerbau")..., ke kandang...
  • Aku: apa apa dek?? Mengiris?? Menggiring! -_-

Mimpi cuma mimpi.
Mimpi bisa jadi bunga tidur,
Atau mimpi bisa jadi petunjuk.

Bunga tidur atau petunjuk?
Kalau dipikir dengan akal sehat,
Rasanya tidak mungkin terjadi,
Terlalu mengada-ngada,
Terlalu jauh..
Mungkin cuma bunga tidur,
Sebagai hiburan,
Dari rasa stress yang melanda tubuh ini.

Tapi jika hanya sekedar bunga tidur,
Kenapa hadir tiba-tiba disaat yang tak pernah terpikirkan sebelumnya?
Kenapa suaranya terdengar begitu jelas,
Begitu nyata,
Sampai menggetarkan hati ini,
Begitu hangat,
Sampai berdebar hati ini.
Siapa engkau?
Kapan kita bertemu?
Akankah hal itu sungguh terjadi?
Aku, dan.. kau?
Aku kenal kamu, tapi kamu gak pernah kenal aku.
Sungguh,
ini terlalu jauh…
Kamu terlalu jauh untuk digapai..
Hanya waktu yang dapat menjawab..

Kisah Pilpres di Kamar Mandi

  • Di kamar mandi bersebelahan;
  • Nenek: Qy..
  • Saya: Apa?
  • Nenek: Lagi ngapain?
  • Saya: Mau mandi..
  • Nenek: Bukan mau nyetor? Mengeluarkan gumpalan-gumpalan?
  • Saya: -_-. Bakso jamban.
  • Nenek: Hehehe. Qy..
  • Saya: Apa bu?
  • Nenek: Menurut hasil survey terhadap 100 orang, ternyata semuanya, 100 orangnya itu pilih Prabowo tau.
  • Saya: Wah, hebat? Dimana? (Rada kaget)
  • Nenek: Di kantor pemenangan gerindra.. Hehehe
  • Saya: -_-.

Karena dikatakan dalam surah AL-‘ALAQ, ayat 8-19:
“Sungguh, hanya kepada Tuhanmulah tempat kembali(mu).
Bagaimana pendapatmu tentang orang yang melarang,
seorang hamba ketika dia melaksanakan shalat,
bagaimana pendapatmu jika dia (yang dilarang shalat itu) berada diatas kebenaran (petunjuk),
atau dia menyuruh bertakwa (kepada ALLAH)?
Bagaimana pendapatmu jika dia (yang melarang) itu mendustakan dan berpaling?
Tidakkah dia mengetahui bahwa sesungguhnya ALLAH melihat (segala perbuatannya)?
Sekali-kali tidak! Sungguh, jika dia tidak berhenti (berbuat demikian),
niscaya Kami tarik ubun-ubunnya (ke dalam neraka),
(yaitu) ubun-ubun orang yang mendustakan dan durhaka.
Maka, biarlah ia memanggil golongannya (untuk menolongnya).
Kelak Kami akan memanggil Malaikat Zabaniyah (penyiksa orang-orang yang berdosa),
sekali-kali tidak! Janganlah kamu patuh kepadanya; dan sujudlah serta dekatkanlah (dirimu kepada ALLAH).”

Bagaikan petunjuk, seperti saat-saat sebelumnya..
Yang membuat hati ini takut, setakut-takutnya akan kemungkinan terburuk yang akan terjadi nanti..
Ya ALLAH.. Selamatkanlah kami..
Janganlah Engkau biarkan hal itu terjadi ya ALLAH.. Jangan..